Pengatur Pertumbuhan Tanaman Indole-3-Butyric Acid (IBA)
1. Tentang Pabrik Kami
Dengan 29 tahun pengalaman produksi profesional di bidang pengatur pertumbuhan tanaman, pabrik kami telah membangun sistem produksi yang matang dan stabil untuk Indole-3-Butyric Acid (IBA). Selama beberapa dekade, kami terus mengoptimalkan proses produksi, mengontrol secara ketat setiap aspek mulai dari pemilihan bahan mentah hingga pemeriksaan produk jadi, memastikan bahwa produk IBA kami memiliki karakteristik kemurnian tinggi, kualitas stabil, dan aktivitas yang sangat baik. Kami telah memenangkan pengakuan luas dari pelanggan di dalam dan luar negeri, dan produk kami banyak digunakan di bidang pertanian, hortikultura, dan bidang terkait lainnya.
2. Sifat Fisikokimia Asam Indole-3-Butirat (IBA)
Asam Indole-3-Butirat (IBA),
rumus kimia: C₁₂H₁₃NO₂
berat molekul : 203,24,
Penampilan: bubuk kristal putih sampai kuning muda pada suhu dan tekanan normal.
Titik Leleh: titik leleh berkisar antara 124℃ hingga 125℃,
itu tetap stabil di bawah kondisi penyimpanan yang tepat tanpa dekomposisi.
Kelarutan: Sedikit larut dalam air (kelarutan sekitar 0,25 g/L pada 20℃), tetapi mudah larut dalam pelarut organik seperti etanol, aseton, etil asetat, dan kloroform. Karakteristik kelarutan ini memudahkan pembuatan berbagai jenis formulasi untuk berbagai skenario aplikasi.
Stabilitas: IBA memiliki stabilitas yang baik dalam lingkungan asam, namun mudah terurai dalam kondisi basa. Oleh karena itu, sebaiknya dihindari pencampuran dengan zat basa selama penyimpanan dan penggunaan. Sedangkan sensitif terhadap cahaya, sehingga disarankan untuk menyimpannya di tempat sejuk, kering, dan gelap.
3. Fungsi Asam Indole-3-Butirat (IBA)
Sebagai zat pengatur tumbuh yang berefisiensi tinggi, Indole-3-Butyric Acid (IBA) memiliki fungsi yang signifikan dan beragam dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman, terutama mencakup aspek-aspek berikut:
Mempromosikan Rooting: Ini adalah fungsi IBA yang paling menonjol. Hal ini dapat merangsang pembelahan dan diferensiasi sel meristem akar tanaman, menginduksi pembentukan akar tambahan, dan meningkatkan laju perakaran stek, bibit dan tanaman cangkok. Misalnya, dalam perbanyakan bunga seperti mawar dan krisan, serta pohon buah-buahan seperti apel dan pir dengan stek, penggunaan larutan Indole-3-Butyric Acid (IBA) dengan konsentrasi yang tepat untuk mengolah stek dapat mempersingkat waktu perakaran secara signifikan dan meningkatkan jumlah serta ketebalan akar.
Mengatur Pertumbuhan Tanaman: IBA dapat mengatur distribusi nutrisi pada tanaman, mendorong pengangkutan fotosintat ke akar dan tunas muda, sehingga mendorong pertumbuhan bibit. Dapat membuat bibit lebih kuat, menambah jumlah akar lateral, dan meningkatkan kemampuan tanaman dalam menyerap air dan unsur hara.
Meningkatkan Ketahanan Terhadap Stres: Dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres, seperti ketahanan terhadap kekeringan, ketahanan terhadap dingin dan ketahanan terhadap penyakit. Dengan mendorong perkembangan akar, tanaman dapat menyerap air dan unsur hara dengan lebih baik dalam kondisi lingkungan yang buruk, sekaligus mengatur kandungan hormon endogen pada tanaman, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan, dan mengurangi kerusakan akibat faktor merugikan pada tanaman.
Mempromosikan Pengaturan dan Pematangan Buah: Pada beberapa tanaman buah-buahan, seperti tomat dan stroberi, konsentrasi IBA yang tepat dapat meningkatkan pengaturan bunga dan buah, mengurangi penurunan buah, dan pada saat yang sama mempercepat pematangan buah, meningkatkan kualitas dan hasil buah.
4. Skenario Aplikasi Asam Indole-3-Butirat (IBA)
Berdasarkan fungsinya yang sangat baik, Indole-3-Butyric Acid (IBA) banyak digunakan di berbagai bidang pertanian dan hortikultura, mencakup berbagai tanaman dan tahap pertumbuhan:
Perbanyakan Tanaman Hortikultura: Banyak digunakan dalam perbanyakan pemotongan tanaman hias seperti mawar, kamelia, rhododendron, dan euonymus. Cara pengobatannya antara lain dengan merendam pangkal stek dalam larutan IBA, mencelupkan ke dalam bedak, atau menyemprot. Hal ini secara efektif dapat mengatasi masalah sulitnya perakaran beberapa tanaman hortikultura dan meningkatkan efisiensi perbanyakan.
Budidaya Pohon Buah-buahan: Dalam budidaya pohon buah-buahan seperti apel, pir, jeruk, dan anggur, Indole-3-Butyric Acid (IBA) digunakan untuk memotong bibit, meningkatkan kelangsungan hidup okulasi, dan mencegah jatuhnya buah. Misalnya, ketika mencangkok pohon buah-buahan, mengoleskan sedikit pasta IBA pada sambungan cangkok dapat mempercepat penyembuhan penyatuan dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup pencangkokan. Selama masa perkembangan buah, penyemprotan larutan IBA konsentrasi rendah dapat mengurangi penurunan fisiologis buah dan meningkatkan kecepatan pengaturan buah.
Produksi Tanaman: Dalam produksi tanaman seperti jagung, gandum, dan kapas, Indole-3-Butyric Acid (IBA) digunakan untuk mengolah benih atau bibit. Hal ini dapat mendorong perakaran awal dan munculnya benih, membuat bibit tumbuh dengan kuat, dan memberikan landasan yang baik untuk hasil yang tinggi. Misalnya, merendam benih jagung dalam larutan IBA sebelum disemai dapat meningkatkan tingkat perkecambahan dan kualitas bibit.
Budidaya Sayuran: Dalam budidaya sayuran seperti tomat, mentimun, dan paprika, Indole-3-Butyric Acid (IBA) digunakan untuk mendorong perakaran bibit, mencegah jatuhnya bunga dan buah, serta meningkatkan hasil dan kualitas. Misalnya, saat mencangkok bibit tomat, merawat akar bibit dengan IBA dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup bibit tomat dan mempercepat pemulihan bibit.